Thursday, 09 February, 2012       Login | Register

Antraks menyerang 11 warga desa

Petugas medis kota Gowa di Sulawesi Selatan telah menempatkan 11 warga dalam perawatan khusus atas dugaan penyakit antraks. Menurut Ahmad Yaman, Kepala Unit Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan setempat, hari Rabu (10/6) warga desa Moncongleo yang merupakan pemilik dari 19 ekor sapi yang mati akibat anthrax minggu lalu menunjukkan gejala-gejala penyakit antraks termasuk demam dan mual.

Mereka sekarang sedang dirawat di rumah masing-masing di bawah pengawasan Dinas Kesehatan dan telah menerima antibiotik sejak Sabtu (6/6). "Saat ini kondisi mereka sudah membaik, tetapi kami tetap melakukan pengawasan sambil menunggu hasil uji laboratorium sampel darah mereka,” kata Ahmad.

Puskesmas setempat telah menyebarkan antibiotik ke 349 warga desa tersebut untuk mencegah terjadinya wabah antraks. Puskesmas tersebut sekarang beroperasi 24 jam sehari untuk menyediakan bantuan medis gratis bagi penduduk setempat sehubungan dengan kasus penyakit antraks yang terjadi.
Dinas Peternakan setempat juga telah menwajibkan pemeriksaan dan vaksinasi sapi yang diangon untuk mencegah penyebaran bakteri antraks ke desa tetangga. Gowa adalah daerah endemis antraks yang terletak di luar ibukota propinsi Makassar. (Andi Hajramurni)

Sumber : The Jakarta Post