Antraks menyerang 11 warga desa
Mereka sekarang sedang dirawat di rumah masing-masing di bawah pengawasan Dinas Kesehatan dan telah menerima antibiotik sejak Sabtu (6/6). "Saat ini kondisi mereka sudah membaik, tetapi kami tetap melakukan pengawasan sambil menunggu hasil uji laboratorium sampel darah mereka,” kata Ahmad.
Puskesmas setempat telah menyebarkan antibiotik ke 349 warga desa tersebut untuk mencegah terjadinya wabah antraks. Puskesmas tersebut sekarang beroperasi 24 jam sehari untuk menyediakan bantuan medis gratis bagi penduduk setempat sehubungan dengan kasus penyakit antraks yang terjadi.
Dinas Peternakan setempat juga telah menwajibkan pemeriksaan dan vaksinasi sapi yang diangon untuk mencegah penyebaran bakteri antraks ke desa tetangga. Gowa adalah daerah endemis antraks yang terletak di luar ibukota propinsi Makassar. (Andi Hajramurni)
Sumber : The Jakarta Post

