kamis, 29 Juli 2010      Login | Register

Berita

Asia Pacific Conference on Wildlife Borne Diseases

Beijing, 19 – 23 Juli 2010

Dalam rangka meningkatkan pengertian akan penyakit satwa liar melalui komunikasi dan kerjasama antar negara dan disiplin ilmu, pada tanggal 19 - 23 Juli 2010 telah diadakan Asia Pacific Conference on Wildlife Borne Diseases dengan tema “Research, prevention and control of important widlife borne diseases in Asia-Pasific” di Beijing. Konferensi tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari 12 negara dan 5 organisasi internasional. Negara-negara yang hadir diantaranya dari Bangladesh, Kanada, Cina, Kamboja, Indonesia, Mongolia, Nepal, Filipina, Rusia, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam. Dalam kesempatan ini, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) diundang sebagai peserta dari Indonesia.

Puluhan Ayam di Bengkulu Positif Flu Burung

Bengkulu - Puluhan ekor ayam yang mati secara mendadak Senin 19 Juli di Desa Bandung Baru Kabupaten Kepahyang dan Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu adalah positif terjangkit virus flu burung.
Ayam di Desa Bandung Baru Kabupaten Kepahyang, Provinsi Bengkulu positif terjangkit virus flu burung (H5N1) setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas pengendalian penyakit hewan menular setempat, kata Koordinator Pusat Pengawasan Flu Burung Wilayah Bengkulu, Emran Kuswadi, Selasa.

Ratusan Ayam di Pangkalpinang Mati Akibat AI

Pangkalpinang - Sebanyak 240 ekor ternak ayam di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), selama 2010 mati akibat virus flu burung (AI).
Kabid Peternakan Kota Pangkalpinang, Ghozali Efendi, di Pangkalpinang, Kamis, mengatakan, ternak ayam mati akibat positif mengidap viruf flu burung selama 2010 sebanyak 240 ekor, atau mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2009, sebanyak 140 ekor.
"Kasus flu burung yang terjadi di Kota Pangkalpinang meningkat, karena kesadaran warga dalam menjaga sanitasi kandang, kurang," ujarnya.

Seekor Harimau Terluka Diselamatkan

Palembang - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu menangkap seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Desa Mekar Raya, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Sabtu (10/7) dini hari. Penangkapan itu untuk menyelamatkan satwa langka yang sedang terluka di tubuhnya.
Karena sakit, harimau itu tidak leluasa mencari makan ke dalam hutan sehingga selama beberapa pekan hanya mampu bergerak di pinggiran hutan dekat perkampungan serta di perkebunan kopi milik warga setempat.

Warga Resah, Banyak Unggas Mati Mendadak

Sungguminasa, Sulsel - Warga Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan resah karena banyaknya unggas yang mati mendadak selama sepekan terakhir ini.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Gowa, Abidin Yaman yang dikonfirmasi di Gowa, Rabu, mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan melihat langsung laporan warga.
Para pemilik unggas seperti ayam yang mendadak mati langsung dilakukan pemeriksaan dengan cara mengambil darahnya untuk diteliti.
Namun, hingga saat ini, pihaknya mengaku belum menemukan adanya tanda-tanda suspect flu burung.

Pemerintah akan Rem Impor Daging Sapi

Jakarta - Dalam rangka swasembada daging di Tanah Air, pemerintah bertekad akan mengerem laju impor daging sapi. Impor sapi spesifikasi khusus masih diberikan celah oleh pemerintah terutama untuk kebutuhan restoran-restoran.
"Ke depan kita ingin memastikan kita ingin mengendalikan impor, dalam jumlah yang drastis. Tetapi kita tetap menjaga suplai di dalam negeri," kata Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi saat ditemui di kantor kementerian perdagangan, Rabu (7/7/2010).

Jumlah Harimau Ditarget Berlipat Dua

Jakarta - Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan naskah Rencana Pemulihan Harimau Indonesia 2011 - 2022, yang menargetkan populasi harimau sumatera bertambah 100 persen dalam 11 tahun. Program itu diperkirakan butuh dana 175 juta dollar AS dan akan menjadi bagian dari Global Tiger Recovery Plan.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan Darori, Selasa (6/7) di Jakarta. "Pada 12-14 Juli Indonesia akan menjadi tuan rumah Pre-Tiger Summit Partners Dialogue Meeting yang diikuti 13 negara pemilik harimau alami. Dalam pertemuan itu, Rencana Pemulihan Harimau Indonesia akan dibahas untuk diintegrasikan dengan Global Tiger Recovery Plan," kata Darori. 

Boyolali Berpeluang Ekspor Lele

Boyolali - Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam jangka waktu panjang mempersiapkan kemungkinan ekspor lele dalam bentuk fillet ke sejumlah negara di Timur Tengah dan ASEAN. Hal ini dilakukan dengan mendorong perubahan pola budidaya lele menjadi lebih higienis serta mendongkrak jumlah produksi.
"Kami menargetkan ekspor lele itu tahun 2014, masih cukup lama karena memang banyak yang masih harus dibenahi. Yang terpenting ialah membuat citra lele itu menjadi lebih higienis," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali Dwi Priyatmoko di Boyolali, Senin (28/6).