Rabu, 08 Februari 2012      Login | Register

Berita

Pemkot Temukan 50 Unggas Positif Flu Burung

Palu - Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Kota Palu menemukan 50 unggas positif terkena flu burung selama Januari 2012. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Kota Palu, Hasniwati, di Palu, Rabu, mengatakan semua unggas itu sebagian besar adalah ayam yang ditemukan mati mendadak. Petugas telah memusnahkan unggas tersebut dengan cara dibakar dan kemudian ditimbun di dalam tanah.

Kasus flu burung pada unggas di Kota Palu terjadi hampir merata di empat kecamatan yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Puluhan Ayam di Brebes Mati Mendadak

Brebes - Sebanyak 88 ekor ayam kampung di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditemukan mati mendadak. Ayam-ayam itu tersebar di tiga desa.

Puluhan ekor ayam itu ditemukan mati sejak Minggu lalu hingga Selasa (31/1/2012) ini. Kematian ternak terjadi secara mendadak, tanpa didahului indikasi adanya penyakit.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Brebes, Jhoni Murahman, mengatakan, pihaknya telah memeriksa ayam-ayam yang mati tersebut.

Endemis Flu Burung Tujuh Kecamatan Sukabumi Diawasi

Sukabumi  - Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengawasi secara ketat penyebaran penyakit flu burung di tujuh kecamatan endemis seiring cuaca ekstrim yang sangat berpotensi dalam meningkatkan penyakit unggas.

"Tujuh kecamatan endemis tersebut yakni Nyalindung, Tegalbuleud, Purabaya, Cireunghas, Purabaya, Jampang Tengah, dan Bojonggenteng," kata Kepala Dinas Kabupaten Sukabumi, Asep Sugianto, kepada wartawan, Sabtu.

Menurutnya, cuaca buruk ini sangat berpotensi terjadinya penyebarang penyakit unggas khususnya flu burung. Maka dari itu perlu adanya pengawasan seperti menugaskan petugas di lapangan agar secara aktif memberikan pendampingan kepada peternak dengan tujuan mencegah penyebaran penyakit unggas. 

25 Ayam Di Bogor Mati Terserang Flu Burung

Bogor - Sedikitnya 25 ekor ayam mati di Kampung Kayu Manis RT03 RW01 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, diduga karena terserang virus flu burung (H5N1).

Berita terbaru kematian ayam ini seolah membuktikan bahwa virus yang beberapa tahun lalu telah diberantas sporadis, sekarang kembali menjangkit.

Pihak Dinas Pertanian Kota Bogor Jumat langsung menginstruksikan warga untuk membakar semua ayam termasuk kandangnya untuk menghindari kemungkinan penularan wabah tersebut. (KR-LR/T004 | Editor: Suryanto)

Satu Terduga Flu Burung di Jakarta Meninggal

Jakarta — Korban meninggal dengan dugaan terjangkit flu burung kembali muncul di Jakarta, yakni Puguh Dwi Yanto (23), warga RT 10 RW 06, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Padahal selama tahun 2011, kasus flu burung nyaris tak pernah mencuat di Jakarta.   

Jasad korban dimakamkan menggunakan peti di Tempat Pemakaman Budi Dharma, Semper, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (8/1/2012).

Menurut Kepala Seksi Pengendalian Kesehatan Masyarakat Sudin Kesehatan Jakarta Utara Ati Kusmaningsih mengatakan, korban diduga kuat terjangkit flu burung. "Sampel lendir dari hidung, tenggorokan, dan darah korban masih diperiksa lebih lanjut di Litbangkes Kementerian Kesehatan," katanya. 

Populasi Badak Jawa Tinggal 35 Ekor

Jakarta - Populasi Badak Jawa yang menghuni wilayah Semenanjung Ujung Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon semakin menurun. Dari yang sebelumnya berjumlah 50 ekor, sekarang hanya 35 ekor. Yakni terdiri dari 22 jantan dan 13 betina.

Dengan jumlah yang semakin sedikit, maka Badak Jawa diklasifikasikan sebagai satwa sangat terancam punah.

"Ancaman kepunahan ini diantaranya disebabkan oleh faktor makanan yang semakin terbatas, penyakit, perambahan hutan serta bencana alam," jelas Tim Monitoring Badak Jawa, Yanto Santoso, di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Kamis (29/12).

Ratusan Kerbau di Samosir Mati Mendadak

Medan - Sebanyak 126 ekor kerbau di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mati mendadak. Matinya kerbau-kerbau yang selama ini menjadi simbol Kabupaten samosir tersebut diduga karena penyakit ngorok.

"Sudah sebulan belakangan ini kerbau di Kabupaten Samosir mati mendadak, berdasarkan keterangan kepala dinas peternakkan samosir, kerbau tersebut terkena penyakit ngorok," kata Ketua Bidang Peternakkan, Perikanan DPD PDI Perjuangan, Yantogah Damanik, Jumat (16/12/2011).

Cikungunya Serang Warga Leuwiliang

Bogor – Ratusan warga Desa Cibeber I, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terjangkit cikungunya. Penyakit yang disebabkan oleh virus yang disebarkan nyamuk Aedes albopictus ini pertama kali menyerang warga pada Minggu (4/12). Hasil pemeriksaan tim medis UPT Puskesmas Leuwiliang, dari 135 warga yang sudah diperiksa secara intensif, 89 warga di antara nya positif terjangkit cikungunya. Sedangkan lima orang masuk kategoriA1, dan satu warga langsung dirujuk ke RSUD Leuwiliang untuk mendapat perawatan serius.