Update Influenza A (H1N1)
Hingga 3 Mei 2009 jam 16:GMT, 18 negara telah secara resmi melaporkan 898 kasus infeksi influenza A(H1N1). Meksiko telah melaporkan 506 kasus terinfeksi pada manusia termasuk 19 kematian. Meningkatnya jumlah kasus di Meksiko 2 hari terakhir ini merefleksikan berjalannya pengujian terhadap sampel yang telah dikumpulkan sebelumnya. Pemerintahan Amerika Serikat telah melaporkan 226 kasus terkonfirmasi termasuk satu korban jiwa.
Negara-negara yang telah melaporkan kasus infeksi Influenza A(H1N1) yang telah dikonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium tanpa adanya kematian adalah Austria (1), Kanada (85), China - Hongkong (1), Kosta Rica (1), Denmark (1), Perancis (2), Jerman (8), Irlandia (1), Israel (3), Italia (1), Belanda (1), Selandia Baru (4), Korea Selatan (1), Spanyol (40), Swiss (1) dan Inggris (15).
Pada tanggal 2 Mei 2009 Kanada melaporkan identifikasi virus influenza A (H1N1) pada ternak babi di Alberta. Kemungkinan besar kawanan babi tersebut terpapar virus dari seorang pekerja Kanada yang belum lama ini baru kembali dari Meksiko. Pekerja tersebut mengalami gejala-gejala yang mengarah pada flu dan telah mengadakan kontak dengan kawanan babi tersebut. Sejauh ini tidak ada indikasi terjadi adaptasi virus melalui penularan dari manusia ke babi.
Virus ini tidak menular melalui konsumsi daging babi dan produk babi yang telah dimasak dengan baik.
Masyarakat dianjurkan untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air dan segera mencari pertolongan medis bila mengalami gejala yang mengarah pada flu.
Sumber : WHO

