Unggas di Bone Diserang Virus ND
Watampone – Puluhan ekor ayam di Jalan Bali Kota Watampone, ditemukan mati mendadak, kemarin. Berdasarakan hasil pemeriksaan petugas Dinas Peternakan, unggas tersebut mati akibat terjangkit virus newcastle disease (ND).
Ayam mati itu sebelumnya tidak menunjukkan gejala sakit. Tanty Wahyuni, salah seorang warga, mengatakan, ayam miliknya itu mati di dalam kandang secara bersamaan.“Selama ini tidak ada gejala penyakit, tapi tiba-tiba saja mati. Makanya, kami lapor ke petugas kesehatan hewan,” katanya kemarin. Mendapat laporan warga, Kepala Pos Kesehatan Hewan Disnak Bone drh Konni bersama sejumlah petugas langsung turun memeriksa ayam mati tersebut di lokasi.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan rapid test, yakni alat pendeteksi penyakit flu burung. Namun hasil pemeriksaan negatif flu burung. Pada bangkai ayam mati hanya ditemukan gejala penyakit akibat virus ND. Sifat virus ini menyerupai H5N1 yang menyebabkan flu burung. Ayam warga di Jalan Bali yang mati mendadak kemarin sebanyak 34 ekor. Menurut dia, virus ND punya gejala mirip H5N1, penyebab flu burung.
Karena itu, dia meminta warga rutin memvaksinasi ternaknya dan rutin membersihkan kandang. Dalam satu bulan terakhir, ratusan ayam mati mendadak di Kota Watampone. Pada Oktober lalu, flu burung ditemukan pada Lingkungan Ponceng, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanette Riattang. Puluhan ayam ketawa milik warga di lingkungan itu positif terjangkit flu burung.
Kepala Dinas Peternakan Bone Aris Handono mengatakan, sebagai langkah antisipasi mencegah virus flu burung menyebar, 14 hari setelah ditemukan virus, petugas Disnak melakukan penyemprotan kandang dan vaksinasi secara massal. Hingga kemarin, belum ditemukan kasus virus flu burung sebelum muncul kasus di Jalan Bali yang mirip gejala flu burung. (yos naiobe)
Sumber : Seputar Indonesia

