Jumat, 10 Februari 2012      Login | Register

Simulasi Pandemi Flu Burung Dilakukan Di Jembrana 25-27 April 2008

Jakarta, 18/4 (ANTARA) - Pemerintah akan menggelar simulasi penanggulangan pandemi flu burung di Kabupaten Jembrana, Bali, pada 25-27 April 2008. Bayu Krisnamurthi, Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FPBI) di Jakarta, Jumat, mengatakan simulasi dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan semua komponen masyarakat dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya pandemi influenza di Indonesia. "Kita menyiapkan dua skenario yakni jika episenter terjadi di sini ataupun di luar negeri. Dalam hal ini instansi yang memegang peran kunci adalah Depkes dan Pemda, sementara otoritas untuk menetapkan status pandemi dan respon awal di tangan Menteri Kesehatan," katanya.

 

Ia menambahkan, tahun ini simulasi akan dilakukan sebanyak delapan kali di sejumlah daerah untuk meningkatkan kesiapan dan ketanggapan semua komponen masyarakat dalam mencegah dan mengantisipasi pandemi influenza.
Berkenaan dengan hal itu Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan I Nyoman Kandun menjelaskan, kali ini simulasi dilakukan di Bali karena wilayah itu merupakan daerah jangkitan flu burung dengan konsentrasi wisatawan luar negeri tinggi. "Jadi selain menerapkan mekanisme tanggap darurat yang melibatkan warga negara asing, kegiatan ini juga diharapkan bisa menunjukkan kesungguhan pemerintah Indonesia dalam menanggulangi flu burung," katanya.
Ia menjelaskan, lokasi simulasi atau lokasi yang diandaikan menjadi episenter pandemi adalah Desa Dangin Tukadaya, Jembrana. Antisipasi pandemi dalam simulasi itu, ia melanjutkan, akan dilakukan oleh Puskesmas Jembrana dan Rumah Sakit Negara sebagai penerima pasien, kantor Pemda Jembrana sebagai posko, Rumah Sakit Tabanan sebagai rumah sakit rujukan, Bandara Ngurah Rai sebagai lokasi pemindaian dan karantina bandara dan Rumah Sakit Sanglah sebagai lokasi penerimaan pasien dari bandara.