Ribuan Unggas di Lampung Mendadak Mati
Bandar Lampung - Dua bulan terakhir, kasus avian influenza (H5N1) pada unggas di Lampung meningkat. Warga pun diminta waspada mengantisipasi penyebaran yang cepat virus H5N1 ini.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Kesehataan Hewan Provinsi Lampung, Sunaryo Kasman, mengatakan, unggas-unggas yang mati ini ditemukan merata di 14 kabupaten/kota di Lampung.
Sebulan ini, kasus unggas mati ditemukan antara lain di Kabupaten Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, terakhir di Bandar Lampung. Hasil uji sampel menunjukkan, unggas-unggas yang mati mendadak di daerah-daerah ini positif terkena virus H5N1.
Sunaryo mengatakan, selama Februari 2011 ini, tercatat ada 25 kasus ayam mati mendadak diduga akibat H5N1. Lalu, pada Januari, total ada 46 kasus. "Kasus avian influenza di awal tahun ini meningkat tajam. Sudah dua tahun terakhir seperti ini," tutur dia.
Menurut dia, ada perubahan pola merebaknya penyebaran virus H5N1 pada unggas dalam dua tahun terakhir ini. "Jika biasanya peningkatan kasus avian influenza terjadi di triwulan kedua Mei Juli, kini justru mulai di awal tahun. Mungkin karena ikut dipengaruhi faktor cuaca ekstrim," ujarnya. (Yulvianus Harjono|Ed. Yuli)
Sumber : Kompas

