Ratusan Ayam di Bantul Mati Mendadak akibat Flu Burung
YOGYAKARTA–MI:Ratusan ayam di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mati mendadak dalam sepekan terakhir akibat terinfeksi virus flu burung atau Avian Influenza (AI). Kepala Sub Dinas (Subdin) Kesehatan Hewan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan, Kabupaten Bantul Sri Budoyo, Kamis (12/2), mengatakan, kasus ayam mati mendadak itu terjadi di delapan titik, antara lain di wilayah Kecamatan Jetis, Piyungan, Bantul dan Bambanglipuro. Kami sudah menindaklanjuti kasus ayam mati mendadak itu. Untuk penanggulangannya kami melakukan pemusnahan dan mengadakan penyemprotan kandang unggas dengan disinfektan, katanya.
ia mengatakan, saat ini stok vaksin untuk pencegahan virus flu burung dari pemerintah pusat belum turun. Tetapi pihaknya masih memiliki stok vaksin tersebut. Ia menjelaskan, kasus flu burung di wilayah Kabupaten Bantul cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan data, pada 2008 jumlah kasus flu burung tercatat 32 atau lebih sedikit jika dibandingkan dengan 2007 yang mencapai 71 kasus.
Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan kandang. Dan sebaiknya unggas milik masyarakat dikandangkan untuk menekan penyebaran virus flu burung, katanya.
Salah seorang peternak ayam di Bantul, Krisdianto, mengatakan, berdasarkan pengalaman unggas yang mati mendadak akibat flu burung kebanyakan yang dipelihara secara liar. Sebaliknya, unggas yang dikandangkan dan pemiliknya disiplin melakukan bio securitysangat kecil kemungkinan terserang virus flu burung. Ayam saya dipelihara di kandang dengan bio securityketat. Jadi ayam saya sehat-sehat, katanya. (SO/OL-01)
Sumber : Koran Indonesia

