Jumat, 10 Februari 2012      Login | Register

Puluhan Ayam di Bengkulu Positif Flu Burung

Bengkulu - Puluhan ekor ayam yang mati secara mendadak Senin 19 Juli di Desa Bandung Baru Kabupaten Kepahyang dan Kelurahan Pagar Dewa Kota Bengkulu adalah positif terjangkit virus flu burung.
Ayam di Desa Bandung Baru Kabupaten Kepahyang, Provinsi Bengkulu positif terjangkit virus flu burung (H5N1) setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas pengendalian penyakit hewan menular setempat, kata Koordinator Pusat Pengawasan Flu Burung Wilayah Bengkulu, Emran Kuswadi, Selasa.

Desa Bandung Baru diketahui sebanyak 11 ayam yang mati fositif terserang virus flu burung, sementar puluhan ekor unggas yang mati di Kelurahan Pagar Dewa belum dapat dipastikan karena bangkai ayam yang diduga terjangkit itu sudah dibuang warga.
Diketahuinya kejadian tersebut adalah atas bantuan warga setempat dengan melapor kepada petugas pengendalian flu burung di lapangan.
" Kita turunkan petugas untuk mengetahui hal itu, melalui hasil pengujian petugas menyatakan ayam tersebut positif terjangkit flu burung," kata Emran.
Unggas di sekitar itu harus segera dikarantina ke lokasi yang berjauhan dari lokasi tersebut agar tidak terserang penyakit yang membahayakan bagi hewan di daerah ini.
"Kita turun ke lokasi tersebut untuk membantu masyarakat setempat supaya mengetahui apa yang harus dilakukan jika menemukan hal tersebut," kata Emran Kuswandi .
Unggas yang masih terdapat disekitar itu akan diuji bila perlu ayam di sekitar itu harus dibakar beserta kandang yang diyakini terdapat virus yang mematikan populasi hewan itu.
Masyarakat di daerah ini diminta untuk tetap waspada terhadap virus tersebut dan jika mengetahui gejala dan kejadian itu supaya segera melapor kepada petugas atau instansi pemerintahan setempat supaya tidak menjangkit terhadap unggas yang lain.
Emran Kuswandi mengatakan masyarakat harus mengetahui apa yang dilakukan jika menemukan hal tersebut, dengan membakar atau menguburkan bangkai yang ada dan tidak membuangnya di sembarang tempat.
Setelah menyentuh unggas yang terjangkit itu , maka warga harus mencuci badan serta mengenakan pakaian dengan bersih.
Sementara itu, mengomentari 1.000 unggas yang mati di tiga Desa Suka Raja, Suka Maju dan Dermayu Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada tiga pekan lalu itu, Emran mengatakan hal itu terjadi karena serangan penyakit Newcastel Desease (ND) bukan flu burung (H5N1) .
Sumber : Antara