Palu Aktifkan Posko Flu Burung
Pasca kasus mati mendadaknya sejumlah ayam yang dinyatakan positif terserang flu burung di Kelurahan Besusu, Kecamatan Palu Timur, Selasa lalu, Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengaktifkan pos komando flu burung. Lalu lintas keluar masuk unggas di Kota Palu juga diperketat. Kasus mati mendadak terjadi pada ayam di Kelurahan Besusu, Palu Timur. Kasus flu burung itu adalah yang pertama sepanjang 2009. ”Pemerintah Kota Palu mengintensifkan pengawasan lalu lintas keluar masuk ternak di Palu. Selain itu, posko-posko flu burung di setiap kelurahan atau kecamatan juga diaktifkan.
Posko melibatkan aparat dari sejumlah instansi terkait penanganan dan penanggulangan flu burung seperti Dinas Kesehatan, Peternakan, Pertanian, dan lainnya,” kata Sudaryano, Kepala Bagian Humas Kota Palu, Jumat (27/2) di Palu. Selasa lalu, petugas dari Balai Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Sulteng memastikan penyebab mati mendadak ayam-ayam itu adalah flu burung. Ayam-ayam itu kemudian dimusnahkan. ”Hingga kini belum diketahui dari mana asalnya sehingga ternak ayam di Palu Timur positif flu burung. Petugas masih menyelidiki. Yang pasti, pascakejadian, petugas turun ke lapangan melakukan pemusnahan dan penyemprotan kandang. Vaksinasi ternak juga diaktifkan. Selain itu juga dilakukan sosialisasi soal flu burung dan pencegahannya,” kata Sudaryano menambahkan. (Ren)
Sumber: Kompas

