Antisipasi AI, Sukoharjo Intensifkan Penyemprotan Pasar
Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo mengintensifkan penyemprotan terhadap pasar-pasar di wilayah ini yang menjual unggas, sebagai langkah antisipasi merebaknya flu burung atau avian influenza (AI). "Untuk pasar-pasar yang diketahui ada penjual unggasnya, akan diintensifkan penyemprotan disinfektan secara berkala, sekali seminggu," kata Kepala Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, Giyarti, di Sukoharjo, Sabtu.
Menurut Giyarti , kasus Ai ini diperkirakan masih akan terus terjadi hingga bulan Mei mendatang, hingga berakhirnya musim penghujan. Ia mengatakan, musim hujan sering menimbulkan genangan, karena daerah yang banyak muncul genangan itu cukup rawan terhadap penyebaran AI.
Upaya lain yang dilakukan untuk menghindari penyebaran AI di Sukoharjo ialah dengan memperketat arus lalu lintas perdagangan unggas dengan wilayah di sekitarnya. Selain itu, kata Giyarti , Dinas Pertanian Sukoharjo juga telah mengimbau masyarakt, terutama di pemukiman, untuk mengandangkan unggas-unggasnya.
"Ini juga sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran AI. Sudah lebih dari separuh unggas telah dikandangkan," katanya. Pengadangan unggas ini, kata dia, akan terus dipantau, seiring dengan pelaksanaan sosialisasi tentang bahaya AI. "Tim Dinas Pertanian akan secara bergiliran untuk melakukan pemantauan ke seluruh desa," katanya.

