102 Orang Meninggal Diduga Rabies
Denpasar, Kompas - Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengaku kelabakan dengan terus bertambahnya korban meninggal diduga rabies. Sejak muncul pertengahan 2008 hingga Jumat (15/10), warga Bali yang meninggal diduga rabies sudah 102 orang, dengan variasi usia mulai anak-anak hingga orang tua dan tersebar di seluruh kabupaten/ kota se-Bali.
Namun yang benar-benar positif rabies, dari data Dinkes Provinsi Bali, dari 102 korban itu ada 41 kasus rabies. Tahun 2008, dari 4 orang terduga ( suspect) rabies yang meninggal, satu korban dinyatakan positif rabies. Tahun 2009, dari 28 orang suspect meninggal, 14 orang dinyatakan positif rabies. Tahun 2010, dari 70 orang suspect meninggal, 26 orang dinyatakan positif rabies.
Selama tiga hari terakhir, tiga orang meninggal di RSUP Sanglah, Denpasar. Mereka adalah Made Putu Mudiastra (20), warga Karangasem; Nyoman Jasa (40), warga Bangli; dan Nyoman Suwandi (50), warga Denpasar. Berdasarkan data klinis RSUP Sanglah, mereka memiliki riwayat gigitan anjing beberapa bulan lalu dan belum mendapat perawatan semestinya setelah digigit.
”Kami belum menentukan rencana, apalagi yang seharusnya dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi rabies. Kami tak menyangka korban terus berjatuhan. Padahal, kami merasa sudah melakukan berbagai upaya, dari vaksinasi hingga eliminasi,” kata Kepala Dinkes Provinsi Bali I Nyoman Sutedja saat dihubungi di Denpasar, Jumat.
I Nyoman Sutedja mengharapkan ada rapat koordinasi guna mengevaluasi program pembebasan Pulau Dewata dari gigitan anjing gila ini. Menurut dia, ada grafik peningkatan mulai September dan kemungkinan akan tinggi hingga Desember nanti.
Alasannya, lanjutnya, upacara adat di Bali ramai mulai September hingga Desember ke depan. Banyaknya upacara adat ini mengundang anjing-anjing liar datang dan mencari makanan di sekitar lokasi kegiatan. Namun, ini masih analisis sementara dari meningkatnya kasus gigitan anjing,” jelasnya.
Dua tahun terakhir, Dinas Peternakan Bali mengeliminasi sedikitnya 100.000 anjing liar dan memvaksinasi 250.000 anjing. Kasus gigitan anjing 50.000 kejadian atau sekitar 135 orang per hari digigit anjing. (AYS)
Sumber : Kompas

