Selasa, 07 Februari 2012      Login | Register

Kegiatan Khusus

Kegiatan Penyuluhan “Keamanan Pangan untuk Kesejahteraan Bangsa” dalam rangka Ulang Tahun CIVAS Ke-6

Dalam rangka memperingati ulang tahun Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) yang ke-6, CIVAS mengadakan rangkaian kegiatan penyuluhan yang bertema “Keamanan Pangan untuk Kesejahteraan Bangsa”. Kegiatan ini diadakan untuk menyambut datangnya hari raya Idul Adha 1432H di mana banyak masyarakat membeli hewan ternak untuk kurban, melakukan pemotongan sendiri, dan mengkonsumsi daging serta jeroan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tata cara pemilihan hewan dan pengelolaan daging kurban serta cara memilih dan mengolah daging secara umum yang baik. Tiga sasaran utama kegiatan adalah masyarakat umum, pengurus DKM, ibu-ibu PKK dan rumah tangga. Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui siaran radio, penyuluhan langsung, penyebaran leaflet di pasar, dan pemeriksaan hewan kurban.

Peringatan World Rabies Day 2011

 

Hari Rabies sedunia atau World Rabies Day (WRD) diperingati pada tanggal 28 September setiap tahunnya di seluruh dunia.  Pada tahun ini CIVAS memperingati WRD dalam dua event yang berbeda, yaitu Peringatan WRD tahun 2011 pada tanggal 28 September 2011 yang diselenggarakan di Denpasar Bali dengan kegiatan pameran dan seminar mengenai situasi dan langkah pemberantasan Rabies khususnya di Bali serta Pelayanan Masyarakat: Klinik HPR (Hewan Penular Rabies) dan pada tanggal 2 Oktober 2011, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) bersama dengan Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI) cabang Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan aksi simpatik di Bundaran Air Mancur dan Patung Kuda - Monas, Jakarta.

 

Keikutsertaan CIVAS dalam Lokakarya Epidemiologi Nasional Ke-2 dan Kongres AEVI Ke-1

Yogyakarta, 13-14 December 2010

Pada tanggal 13 dan 14 Desember 2010, Asosiasi Epidemiologi Veteriner Indonesia (AEVI) mengadakan Lokakarya Epidemiologi Nasional ke-2 dan Kongres AEVI ke-1 bertempat di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH-UGM), Yogyakarta. Acara dihadiri oleh lebih dari 30 orang peserta dari instansi pemerintah, akademisi, dan swasta. CIVAS mengirimkan perwakilan Drh. Riana A. Arief yang juga merupakan anggota AEVI. Lokakarya dan Kongres diawali dengan sambutan dari Ketua Umum AEVI Prof. Drh. Setyawan Budiharta, MPH, PhD dan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Drh. Bambang Sumiarto, SU, MSc.

CIVAS dalam Konferensi Ilmiah Veteriner ke-11, IVMA CCE 2010

Pada tanggal 10 - 13 Oktober 2010 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia mengadakan Indonesian Veterinary Medical Association Congress, Conference and Exhibition (IVMA CCE) “Environment Health: Veterinary Roles for a Better Health and a Safer World” di Hotel Gumaya, Semarang dalam rangka merayakan Satu Abad Dokter Hewan di Indonesia. Rangkaian acara terdiri dari Kongres ke-16 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-11 (KIVNAS) dan Konferensi Ilmiah Veteriner Internasional Hewan Kecil ke-1 (KIVHIK). Acara tersebut mendapat sambutan dari Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi.

Pelatihan Memerangkap Satwa Liar oleh Scott Stopak 23-29 September 2010

Pada tanggal 23-29 September 2010 diadakan rangkaian Pelatihan Menangkap dan Memerangkap Satwa Liar oleh Scott Stopak dari Wildlife Services, Animal and Plant Health Inspection Service, United States Department of Agriculture. Ikut serta dalam rangkaian pelatihan ini adalah staf CIVAS, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, dan staf Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Gadog.

1st International Congress South East Asia Veterinary School Association (SEAVSA) Dalam Menjawab Tantang Dunia Pendidikan Veteriner Untuk Kesehatan Hewan dan Produksi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup di ASEAN

Bogor, 20 Juli 2010.  Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau dikenal dengan sebutan OIE /WAHO, pada Oktober 2009 mengadakan pertemuan Dekan dari Sekolah/Fakultas Veteriner/Kedokteran Hewan di Dunia.  Salah satu hasil dari pertemuan tersebut adalah merekomendasikan untuk setiap Negara atau Negara-negara disuatu kawasan membuat sebuah Institusi Veteriner yang dapat melakukan sertifikasi yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan integritas dan kerjasama Negara-negara di suatu kawasan.  Dalam menindaklanjuti rekomendasi tersebut maka pada tanggal 7 Desember 2009,  Fakultas Kedokteran Hewan di ASEAN membuat suatu Asosiasi yang disebut South East Asia Veterinary School Association (SEAVSA) di Putra Jaya, Malaysia.

CIVAS Berpartisipasi dalam Sosialisasi Sistem Medik Veteriner di Workshop dan KIVNAS ASLIQEWAN

Bogor, 30-31 July 2010

Dalam rangka menyongsong Mukernas PDHI yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2010 mendatang di kota Semarang, ASLIQEWAN (Asosiasi Dokter Hewan Satwa Liar, Akuatik dan Hewan Eksotik) menyelenggarakan satu kegiatan dengan tajuk “WORKSHOP DAN KIVNAS ASLIQEWAN” pada tanggal 30-31 Juli 2010, di CICO Resort, Cimahpar – Bogor.  Kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan konsolidasi ke dalam organisasi ASLIQEWAN serta meningkatkan keterampilan anggota dan peserta workshop melalui kegiatan cointinuing education (CE).

Asia Pacific Conference on Wildlife Borne Diseases

Beijing, 19 – 23 Juli 2010

Dalam rangka meningkatkan pengertian akan penyakit satwa liar melalui komunikasi dan kerjasama antar negara dan disiplin ilmu, pada tanggal 19 - 23 Juli 2010 telah diadakan Asia Pacific Conference on Wildlife Borne Diseases dengan tema “Research, prevention and control of important widlife borne diseases in Asia-Pasific” di Beijing. Konferensi tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari 12 negara dan 5 organisasi internasional. Negara-negara yang hadir diantaranya dari Bangladesh, Kanada, Cina, Kamboja, Indonesia, Mongolia, Nepal, Filipina, Rusia, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam. Dalam kesempatan ini, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) diundang sebagai peserta dari Indonesia.